Tentang acara televisi kita.

          Seperti kebanyakan aktivitas karyawan lainnya, mulai dari Hari Senin sampai Jumat berangkat kerja jam 7 pagi pulang jam 5 sore, terkadang lembur sampai larut malam, kondisi itu mengharuskan saya hanya bisa menyimak acara-acara televisi rata-rata mulai dari jam 7 malam ke atas, dan tentunya hari Sabtu dan Minggu.
          Sementara acara-acara malam, terutama rentang waktu dari jam 7 s/d jam 9 malam lebih banyak “mengumbar” acara-acara hiburan, mulai dari sinetron, lomba-lomba nyanyi ada “Mama Mia”, Super Mama (koq Super Papa-nya nggak ada ya..??), belum lagi yang versi dangdutnya, ada yang khusus lomba nyanyi untuk anak-anak, bahkan ada salah satu acaranya mulai tayang dari jam 6 sampai jam 1 malam, tiap hari pulak..Masya Allah… nggak lupa juga acara Infotainment, nggak pagi, siang, malam pun masih nongol juga, padahal isi beritanya itu-itu juga, basi nggak sih..dan yang lebih membosankan lagi kalau ada aktris yang katanya ratingnya lagi laku nih, pasti mukanya nongol dimana-mana, di iklan, sinetron, kuiz, lawak pokoknya dimana-mana.. buru-buru disewa jadi bintang iklan, masuk akal juga sih.. lha wong mumpung lagi terkenal, ya karuan aja banyak yang jadi sponsornya, lagi-lagi bukti bahwa orang televisi kita nggak kreatif..

          Nah untuk soal Sinetron, mulai dari pagi sampai larut malam, nggak ada abis-abisnya… sampai-sampai katanya ada pemeran anak kecil di salah satu sinetron terkenal, punya penghasilan sampai ratusan juta rupiah satu episode.. emhh..mhh.. ngenes rasanya kalau dibandingkan dengan penghasilan karyawan seorang lulusan insinyur perguruan tinggi, udah sekolah bayarannya mahal, dapet kerja juga penghasilannya cukup untuk sendiri… mungkin memang itulah dunia entertainment, jadi teringat ucapan bos saya dikantor, “Dunia ini memang tidak adil”.. nah mungkin inilah salah satu contoh nyatanya.
          Itulah potret dunia televisi kita, bahkan bisa jadi merupakan cerminan bangsa dan masyarakat kita, masyarakat yang haus akan hiburan. Memang ada beberapa televisi yang sudah berani membuat differensiate seperti Metro TV yang lebih menonjolkan berita-berita, lebih banyak menyiarkan yang “serius-serius”, ada juga TV Space Toon acara khusus untuk anak-anak, Elshinta TV yang banyak menyiarkan kehidupan sosial masyarakat kecil, dan sebaliknya O chanel lebih banyak menyorot kehidupan orang-orang Hedonis perkotaan… ah Hedonisme.
          Sudah saatnya sekarang televisi kita dibuat lebih segmented terhadap materi acara penyiarannya, ada TV khusus Sinetron, TV khusus Olah Raga, TV khusus Film, TV khusus Lawak, TV khusus acara “Idol-idol-an”, TV khusus Dunia Binatang, kayak TV di luar negeri, sementara umumnya sekarang televisi kita banyak menayangkan acara “gado-gado”, mungkin bentuk acara “gado-gado” inilah yang dianggap lebih cocok untuk masyarakat kita, dan yang paling penting lebih bisa mendapatkan pemasukan yang banyak Lihat saja dari beberapa tayangan acara TV, giliran tayangan acara tentang Hantu, semua rame-rame bikin acara yang sama, giliran acara talkshow (Empat Mata), yang lain bikin juga acara yang sama.. bukankah ini “katro” namanya, bahkan acara berita kriminal pun rata-rata ada di tiap-tiap stasiun Televisi, wah capek dech…
          Maka dari itu saya salut untuk Metro TV, Elshinta dan Space Toon yang sudah berani melakukan pembedaan dengan televisi lainnya dalam hal materi penyiarannya. Metro TV lebih banyak memberikan informasi dan wawasan tentang kehidupan dan kebangsaan, kalaupun ada acara-acara yang diambil dari luar negeri, lebih banyak acara-acara yang sifatnya mendidik dan memberikan wawasan, lihat saja acara Nanny 911, Oprah dll, banyak sekali manfaat yang bisa kita dapat dari menyaksikan acara-acara tersebut, tidak hanya sekedar memberi hiburan tetapi juga memberi wawasan dan pendidikan. Elshinta TV, televisi ini banyak sekali menayangkan tentang kehidupan sosial masyarakat kita, mulai dari informasi kekayaan dan keindahan alam kita sampai informasi kehidupan masyarakat kecil sekalipun dan kita bisa mendapat makna dan faedahnya, bahwa kita harus lebih peka terhadap kehidupan sosial kita, kita harus lebih bijak dalam memanfaatkan kekayaan alam kita untuk anak cucu kita, kita bisa melihat realita kondisi masyarakat disekitar kita, masih banyak element bangsa ini yang hidup dalam kekurangan namun kejujuran yang diutamakan.

           Didalam tayangannya Elshinta TV juga banyak menampilkan sosok-sosok masyarakat kecil yang berjuang dan berusaha dalam meraih cita-citanya baik dalam bisnis, pertanian maupun pendidikan dan mereka cukup sukses dalam bidangnya, materi acara seperti inilah yang seharusnya ditonjolkan, sekali lagi saya salut untuk Elshinta TV, dan yang terakhir Televisi untuk anak-anak Space Toon, cuma satu-satunya acara khusus untuk anak-anak, banyak sekali materi-materi yang cukup mendidik untuk anak-anak. Semoga TV Space Toon bisa lebih mengembangkan lagi materi acaranya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: