Kisah Cinta seorang Expatriat

Di awal tahun 70-an, tahun dimana awal permulaan rencana pembangunan proyek Jatigede – Sumedang Jawa Barat. Pada saat itu fase awal pembangunan dititik beratkan kepada proses persiapan dan perencanaan disertai dengan pembangunan infrastruktur seperti gedung jalan raya dan pemetaan areal yang akan terkena proyek. Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan Negara Australia sebagai Negara pendamping yang akan membantu perencanaan proyek tersebut. Banyak expatriat dan tenaga-tenaga ahli dari Australia yang didatangkan dan menetap di Jatigede. Bertahun-tahun mereka menetap disana dan sudah barang tentu terjadi hubungan sosial diantara mereka dan penduduk lokal.

Alkisah ada seorang diantara beberapa pria bule tersebut yang menjalin hubungan dengan perempuan setempat, dan mereka saling jatuh cinta, sebut saja Mr. Paul dan Neng Juju. Selain Mr. Paul, ada juga beberapa expatriat tersebut yang juga menjalin cinta dengan perempuan lokal, bahkan ada yang sampai memiliki keturunan.

Bertahun-tahun lamanya mereka menjalin cinta sampai pada akhirnya para expatriat harus pulang ke Negara asalanya Australia, mungkin hal ini berkaitan dengan selesainya kontrak kerja sebagai Negara pendamping dalam pembangunan proyek tersebut, mengingat status dari proyek tersebut menjadi terkatung-katung dan tidak jelas kelanjutannya.


Dengan perasaan berat hati sang perempuan desa tersebut melepas kepergian sang buah hati Mr. Paul. Selepas itu, belasan tahun kemudian, setelah lelah menunggu berharap sang buah hati bisa kembali ke Indonesia atau bahkan memberi khabar, akhirnya sang perempuan desa tersebut memutuskan untuk melupakan pria bule tersebut dan menikah dengan pria setempat, seorang tukang kayu.

Beberapa tahun kemudian ternyata Mr. Paul kembali lagi ke Indonesia, dengan tiada lain tujuannya ingin bertemu dengan sang kekasih neng Juju. Pada saat Mr. Paul sampai dirumah Neng Juju, dengan perasaan rindu dan kangen akhirnya mereka bertemu, tentunya suasana ini buat neng Juju, sungguh diluar perkiraannya, ditambah lagi kini dia statusnya sudah bersuami, tanpa melihat lagi kondisi tersebut, mereka melepaskan kangen dan rindunya yang sudah berpisah belasan tahun, tanpa canggung lagi mereka berpelukan and berciuman didepan suaminya sendiri, melihat kejadian tersebut sang suami terbengong-bengong seribu bahasa, namun karena rasa cinta yang terpendam akhirnya neng Juju menceritakan semuanya kepada sang suami. Ada alasan mengapa Mr. Paul kembali ke Indonesia dan menemui neng Juju. Istri Mr. Paul ternyata sudah meninggal karena kecelakaan lalu lintas, maka dari itu Mr. Paul berniat ingin memperistri neng Juju dan membawanya ke Australia. Dengan perasaan dan kondisi yang serba bingung setelah beberapa waktu melakukan pembicaraan dengan suaminya, akhirnya neeng Juju menceraikan suaminya tersebut dan kembali ke pangkuan sang kekasih lamanya tersebut, yakni Mr. Paul.

Akhirnya neng Juju bisa dibawa ke Australia dan mereka menikah disana. Beberapa tahun kemudian mereka sudah mendapat keturunan 2 anak bayi laki-laki yang lucu-lucu. Mungkin sekarang usia anak-anak mereka sekitar 25 tahunan.

One Response

  1. nice blog…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: